Hyperspace & Hypertime

Dalam novelnya ‘Chilhood End’, Arthur Clarke mendiskripsikan kontak manusia dengan para Aliens. Konon mereka selalu kontak ke bumi melalui berbagai media. Yang aneh, mereka tidak pernah menampakkan secara nyata kepada penduduk bumi, meskipun begitu dari berbagai bangsa telah dapat mengilustraikan bagaimana sosok alien ini diimajinasikan.

Tentu hasilnya hampir mirip : yaitu makhluk-makhluk yang ada di dalam tokoh mithologi masing-masing. Apakah si Alien ini pernah mengunjungi bumi sebelumnya? sehingga berbagai bangsa itu bisa mengilustrasikan tokoh mithologinya?. Teori Clarke : Itu bukan sepenuhnya sebuah memori. Anda memiliki bukti bahwa waktu lebih kompleks dari pada sains yang pernah anda bayangkan. Makanya memory bukanlah bagian dari masa lalu, tetapi dari masa depan.

Menurut Roger Wescott dalam ‘Cultures Beyond the Earth’ memformulasikan apa yang disebut ‘antrophologi extraterestrial’ dan mengingatkan bahwa kita harus menyadari adanya pengetahuan-pengetahuan seperti apa yang dipelajari Clarke tentang sifat waktu bagi alam semesta secara luas. Dia mengatakan bahwa bukannya ada di ruang-waktu dalam arti konvensional, bumi kita berada di dalam ‘hyperspace’ atau sebuah ruang dengan empat arah atau lebih dan ‘hypertime’ atau sebuah waktu yang membiarkan peristiwa-peristiwa dan proses-proses terjadi secara linier yang tak bisa berbalik dan menuju ke satu arah. |beyond space time|

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: