Pilihan Manusia

Manusia pada awalnya memang dihadapkan kepada pilihan-pilihan, dan kehidupan yang dialami hari ini dan hari mendatang adalah sebuah pilihan yang terus tergulung dari generasi ke generasi. Generasi di depan kadang kurang memahami bahwa dirinya sebenarnya telah dirugikan bahkan dibodohi oleh generasi sebelumnya.
Generasi sebelum hari ini telah memilih dasar-dasar ilmu fisika dan kimia yang sesungguhnya banyak pilihan dan secara paksa telah mengajarkan kepada manusia berikutnya tentang kebenaran yang absolut, sehingga manusia berikutnya hanya mendapatkan fanatisme keilmuan yang terlalu sempit.
Apakah atom adalah sebuah benda bergetar atau terdiri dari elektron dan proton?, apakah cahaya adalah sebuah quanta yang dipaketkan atau sebuah gelombang?, apakah perkembangan manusia seperti deret ukur atau linier?, pilihan-pilihan tersebut menentukan rumus-rumus dan kaidah selanjutnya, dari pilihan ini semua program dimulai, diajarkan, dipraktekkan dan diproduksi. Seandainya manusia sebelumnya memilih pilihan yang lain tentu saja dunia tidak seperti yang kita lihat sekarang ini, bangunan, makanan, standart kelayakan hidup bahkan standart kecantikan perempuan tidak seperti yang sekarang kita lihat. Bersambung……. |private book|

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: